Date: 27 Okt 2025
(Salah satu) hobiku (yang terbesar) adalah makan.
Sepertinya Bapa (selalu berusaha) mengingatkanku ..
Untuk bersyukur melalui makanan2 lezat.
Membuatku berterimakasih ..
Bersyukur untuk setiap bibit tanam dan hewan ..
Bersyukur untuk kemampuan cocok tanam para petani ..
Bersyukur untuk setiap tangan yang mampu mencabutnya.
Bersyukur untuk kepiawaian pemasok bahan2 baku makanan ..
Bersyukur untuk setiap bumbu yang berhasil diciptakan ..
Bersyukur untuk setiap kemampuan hebat para koki ..
Bersyukur untuk setiap jasa pesan antar yang tersedia.
Bersyukur ..
Dan bersyukur.
(Aku tersenyum)
.
Dunia ini memberikanku banyak pilihan.
Mm contohnya ..
Ada makanan enak di setiap gang.
Di setiap blok ada 3 sampai 5 tukang gerobak mie ayam.
Di setiap komplek ada 10 tukang gorengan
Hooo .. betapa indahnyaaaaaaaa hidupku.
.
Aku tahu .. hidup itu berputar.
Kadang bisa pilih2 mau makan apa, di mana, harga berapa.
Kadang .. hanya punya 1 makanan untuk dimakan dalam 1 hari saja sudah bagus.
.
Apakah makanan selalu membuatku bahagia?
Kupikir agak lama ..
Jawabannya adalah: tidak selalu.
.
Malam ini di tengah doaku ..
Aku bicara dengan lirih ..
Bapa, berikan makanan pada orang2 yang kelaparan itu.
Kulihat beberapa.
Dari sudut mataku .. beberapa kali.
.
Jika makanan itu membuatku (sekedar) bahagia.
Makanan untuk mereka adalah hidup.
.
.
.
Ketika tidak ada makanan di meja ..
Mereka (mungkin) bersungut iri ..
Mempertanyakan di mana Tuhan berada.
Perlawanan terhadap rasa lapar adalah teman sehari2.
Menelan liur saat aroma lezat menari2 di udara adalah biasa.
.
Ketika tidak ada makanan di meja,
Tidur adalah salah satu pilihan ..
Untuk melewati hari.
Berharap besok ada (sedikit) rejeki untuk dapat dibawa pulang.
Agar ibu tidak terlalu lama kelaparan.
Agar adik mendapatkan makanan cukup untuk pertumbuhannya.
Agar ayah .. cukup kuat untuk mendorong gerobak tua usangnya.
Tidak perlu ingin yang muluk.
Begitu saja cukup.
.
Tidak ada makanan di atas meja ..
Tidak berarti tidak hidup bahagia.
.
Ketika tidak ada makanan di atas meja,
Beberapa akan berusaha lebih ..
Mencari di mana limit mereka dan batasnya.
Mengundang (cukup) simpati karena tekun dan terampil.
Berlama di bawah peluh dan terik yang menggoreng gosong punggung dan wajah mereka.
.
Ketika tidak ada makanan di atas meja,
Mereka (jelas) lebih menghargai apa yang mereka miliki.
.
_🌷🌷🌷