Date: 08 Januari 2026
Ada rasa yang berbeda ketika mendengar lagu itu.
.
Kalau di lirik lagu klise – rasa yang (sudah hilang), kurasakan kembali.
Sama seperti .. ketika kamu mencium aroma tertentu dan tiba2 kamu merasa bahagia. Merasa .. rindu.
Tanpa alasan.
Tanpa kamu tau jelas – apa hubungan aroma dan rasa itu.
Entah di mana logikanya.
.
Nah, benar.
Seperti itu.
.
Ada rindu yang tak terjabarkan.
Awalnya kupikir tak bisa ditakar.
Tapi akhirnya aku tau seberapa dalam.
Aku diijinkan untuk merasa dan melihat.
Mengalami dan mengamati.
.
Aku ini entitas kecil di hamparan semesta.
Titik kecil di bidang luas dengan tumpahan warna biru dan bintang perak kecil2.
Gambaran visual itu tiba2 datang.
Tidak bisa sama persis karena bayangan tiap orang pasti berbeda – tapi akan berusaha kujabarkan.
Aku seperti membelah.
Terbagi menjadi 2 kesadaran.
Satu yang diam di bidang luas itu – aku MERASA kecil.
Satu yang bergerak mundur, bisa MELIHAT aku yang kecil itu.
Serius.
Aku yang satunya benar2 kecil.
Lama2 hanya sebesar titik.
.
Lagu itu membawaku masuk lebih jauh.
Seperti ada tangan2 tak tampak yang memeluk.
Tangan yang tidak asing.
Tangan yang kukenal.
Besar dan hangat.
Tangan yang kurindu.
.
Lalu aku mulai menangis
Karena rindu menggulungku seperti aku ini kepompong.
.
Aku berharap kamu juga diijinkan merasakan hal yang sama.
Karena rasanya begitu indah.
Sadar, tapi seperti dibawa jauh keluar dari rasa sesak.
Rasa sendirian.
Rasa pahit.
Rasa kecewa.
Semua rasa negatif itu.
.
Aku menyebutnya – tengah berada dalam lingkup Bapaku.
.
Lagunya terus bergulir ..
Nada2 itu membawaku pada rindu yang besar.
Selama ini aku hanya sibuk oleh takaran2 dunia ..
Mengejar kecemerlangan yang sangat ingin aku dapat.
Bukan jabatan tinggi ..
Tidak muluk.
Hanya ketenangan hati di setiap hari.
Kerja dengan semangat tanpa rasa takut.
Hahaha .. Kelihatannya seperti cita2 kecil yaa.
Tapi tidak.
Itu besar artinya untukku.
.
Aku bicara saat itu ..
Dalam diam.
Bapa. Betapa lagu ini sangat memberkati.
Lagu sederhana, tapi bisa membawa masuk hatiku kembali kepada cinta mula2.
Cinta mula2 yang sudah lama tak kurasa.
Yang kupikir sudah hilang.
.
Betapa Ia bekerja dengan cara yang indah dan ajaib.
.
Aku mau Bapa ..
Kau tuntun aku ..
Agar tulisan2 kecilku ini .. (mungkin) bisa menjadi kekuatan.
Tempat pulang .. untuk lebih mencintai diri.
Untuk jujur pada diri sendiri ..
Karena setiap pribadi berharga.
Bukan di mata manusia.
Bukan di mata atasan.
Bukan di mata orangtua.
Bukan di mata pasangan.
Bukan di mata anak2.
Bukan di mata semua yang kamu anggap penting.
Bukan.
Karena kamu sungguh berharga.
.
Aku ingin kamu merasakan hal yang sama.
Karena rasanya sungguh indah ..
Dan begitu kamu mengalaminya,
Semua yang kamu kejar demi dunia sampai saat ini tidak lagi penting.
.
Rindu.
.
_π·π·π·